9 Storage. idntimes.com. Agar ruangan semakin cantik, kamu bisa membuat hiasan dinding dari kain perca berupa storage. Selain menjadikan ruangan semkain cantik dan indah, storage tersebut juga berfungsi sebagai tempat untuk menaruh barang-barang kecil, mulai dari gunting kuku atau peralatan makeupmu.
Ukurdan potong kain perca dua buah dengan ukuran 50×50 cm. Siapkan pula kain perca dengan berukuran 5×50 cm. Jahitlah kain perca dengan ukuran 5×50 cm, nantinya ini sebagai bawahan pada tas. Jahitlah kain polos tersebut, karena nanti jahitan ini akan menjadi sebagai furing terutama pada bagian dalam tas.
Tinggalsatukan kain kapas dan kain katun yang sudah di potong serta sesuaikan dengan pola; Jahit kain perca dibagian depan tas untuk hiasan; Selanjutnya kamu potong kain perca mengikuti bagian depan tas, lalu sulam; Pasangkan resleting dan tali; Maka tas ransel anak sudah siap digunakan
JualSepatu Sneakers Casual Pria dan Wanita dengan harga Rp 180,000 dari toko online murrahmeriah, JAWA BARAT. Cari produk Sepatu Lainnya di Ladara.id
. Hizz Shoe dok Instagram Disdik JabarPelajar SMA Negeri 1 Cisarua, Bandung Barat, meraih medali emas dalam Festival dan Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia FIKSI 2020, yang digelar secara virtual oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud melalui Pusat Prestasi Nasional Puspresnas.Dari 129 rencana bisnis yang menjadi finalis di tingkat nasional, Rachel Anjar Yasih dan Rispa Maulana Sya'ban menang di kategori fashion untuk sepatu ramah lingkungan yang diberi nama Hizz SMA Rachel Anjar Yasih dan Rispa Maulana Sya'ban yang ciptakan sepatu ramah lingkungan dari kain perca dok Instagram Disdik JabarPrestasi ini membuat Rispa bahagia setelah menciptakan sneakers tersebut selama kurang lebih enam bulan lamanya."Alhamdulillah, kami bisa meraih prestasi setelah enam bulan proses perjuangan membangun sebuah produk," kata dia dikutip dari laman Disdik Ramah Lingkungan dari Kain PercaSepatu high top dengan warna kuning, merah, dan biru cerah itu disebut ramah lingkungan karena bahan dasarnya terbuat dari kain mengatakan kain perca menjadi limbah nomor empat paling banyak di Indonesia. "Pemanfaatan kain perca ini membuat Hizz Shoe sangat ramah lingkungan," tidak mencemari alam, sneakers buatan para pelajar tersebut juga turut menyejahterakan masyarakat sekitar dengan berkolaborasi bersama pengrajin sepatu di Cibaduyut. Hal ini dilakukan untuk membantu meningkatkan pendapatan yang menurun di masa pandemi COVID-19.
Sepatu Compass dengan konsep Sustainable Fashion. Foto Instagram/bankbri_id - Banyak hal menarik terkait fashion yang bisa dikulik di Nusantara Fashion Festival NUFF 2020. Salah satunya adalah konsep sustainable fashion yang mendaur ulang perca alias kain sisa untuk menjadi produk yang bernilai tinggi. BACA JUGA Banjir Peminat, Industri Jeans Lokal Semakin Bangkit Konsep sustainable fashion ini dihadirkan Compass di NUFF 2020 pada produk sepatunya. Untuk itu, brand sepatu yang populer di kalangan anak muda itu kemudian bekerja sama dengan brand Sejauh Mata Memandang SMM. SMM sendiri adalah merek mode yang peka terhadap isu lingkungan. Salah satu koleksi populernya dinamakan Daur yang merupakan perpaduan kain bertema. Terinspirasi dari koleksi Daur, Compass dan SMM pun menciptakan produk sepatu yang unik dan bernilai tinggi dan dengan jumlah sangat terbatas. BACA JUGA Cerita Bos PMP Populerkan Produknya di Amerika dan Malaysia Silakan baca konten menarik lainnya dari di Google News
Tak terasa, sebentar lagi anak-anak kita akan memasuki tahun ajaran baru, kelas baru, dan teman baru. Tentunya banyak yang perlu kita persiapkan bagi mereka, selain persiapan mental, pastinya kita juga perlu melengkapi peralatan sekolahnya seperti tas, buku, tempat pinsil, peralatan menulis, dan lain-lain. Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi bagaimana cara membuat tempat pinsil yang lucu hasil kreasi sendiri. Tempat pinsilnya berbentuk sepatu. Bagaimana? Tertarik untuk membuatnya?.. Yuk, kita siapkan dulu bahan-bahannya 1. Kain perca polos dan motif. Di sini saya menggunakan kain perca polos warna merah, dan kain perca motif polkadot warna pink. 2. Resleting ukuran 17-2o cm. Di sini kebetulan saya punya resleting ukuran 20 cm. 3. Busa/sponges dengan ukuran tebal 5 mm 4. Jarum dan benang jahit/mesin jahit 5. Dakron 6. Gunting 7. Alat pengukur centimeter Kemudian kita lanjut cara pembuatannya yaa.. 1. Gunting kain perca polos warna merah membentuk tapak kaki. Dengan ukuran panjang sekitar 23 cm dan lebar 11 cm buat sebanyak 2 helai. Begitu pula dengan busanya. Kain pertama fungsinya untuk bagian luar, lalu busa sebagai lapisan tengah, dan kain kedua sebagai lapisan bagian dalam tempat pinsil sepatu. 2. Kemudian gunting kembali kain perca polos dan motif serta busa dengan ukuran panjang sekitar 17 cm dan lebar 6 cm. Buat sebanyak 2 rangkap. Susunannya menjadi seperti dalam gambar. Perca polos merah paling bawah, lapisan berikutnya busa, dan yang paling atas adalah perca motif polkadot warna pink. 3. Lalu gunting kembali kain perca polos merah membentuk setengah lingkaran dengan ukuran diameter 11 cm, dan jari-jarinya 8,5 cm saya buat ujungnya agak lancip buat sebanyak 2 helai. Gunting pula busanya dengan ukuran yang sama. Susun rangkap; kain perca merah, busa, kain perca merah. 4. Sekarang kita mulai menjahit. Ambil setumpuk kain persegi panjang no. 2, pasang resleting di satu sisi, bisa kita jahit jelujur terlebih dahulu agar kain tidak bergeser. Lanjut jahit dengan mesin. 5. Berikutnya jahit bagian resleting satunya pada kain persegi panjang yang lain. Hingga kedua kain bisa terhubung dengan adanya resleting. 6. Pasang setumpuk kain setengah lingkaran no. 3 pada kain persegi panjang yang sudah diberi resleting. Jahit dari bagian dalam. Seperti pada gambar 7. Lipat bagian luar badan tempat pinsil ke arah dalam. Beri tali dari kain perca ukuran panjang 10 cm dan lebar 4 cm. Letakkan di bagian dalam, lalu kita jahit. 8. Sekarang kita pasang alas sepatu/tapak kaki no. 1 ke badan tempat pinsil sepatu. Caranya tetap menjahit dari bagian dalam. Oh ya, untuk bagian tepi kain kita bisa menggunakan jahit obras, jahit festoon, atau jahit zigzag, agar kain tidak terurai. Setelah selesai, kemudian kita balikkan melalui pintu resleting. Sudah nampak tempat pinsil sepatunya kan?.. 9. Sekarang kita akan menambahkan pita sebagai pemanis. Gunting kain perca motif dengan ukuran panjang 8,5 cm dan lebar 6 cm untuk pitanya dan kain perca merah untuk tengah pita dengan ukuran panjang 5 cm dan lebar 4 cm. Jahit sekeliling kain untuk pita dan sisakan sedikit lubang. 10. Balikkan kain lalu masukkan dakron ke dalamnya. 11. Jahit bagian yang terbuka tadi. Jahit pula kain untuk tengah pita. 12. Satukan pita ke badan tempat pinsil sepatu dengan cara jahit tangan. Simsalabiiim.. sepatunya siap dipakaiii.. e..eh.. tapi bukan untuk di kaki yaa.. ? Ini adalah tempat pinsil berbentuk sepatu dari kain perca yang cantik, siap untuk diisi dengan peralatan menulis, yang akan menemani ananda ke sekolah.. Yeaaah.. Asyiiik.. ?? Selamat mencoba bunsay! ??
Tuesday, October 12, 2021 Edit Kain perca batik apabila berada di tangan yang kreatif pastinya akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Bisa menjadi barang bernilai ekonomis dan indah dipandang mata. Dibutuhkan ketekunan, kesabaran, dan ide untuk mengolah bahan yang satu Kain Sisa Produksi PolaKain perca batik merupakan sisa produksi dari kain batik utuh dari pembuatan suatu pola. Sisa-sisa potongan pola yang tidak terpakai inilah yang dinamakan kain perca. Disebut kain perca batik karena memang bahan percanya dari kain perca berkembang dengan semakin munculnya kreatifitas yang bertujuan untuk meminimalisir limbah kain. Dulu kain perca batik tidak ada harganya, karena dikategorikan sebagai sampah. Kalau pun dibuang, orang tidak akan ada yang mau mengambilnya. Sekarang berbalik 180 derajad, tidak ada lagi yang gratis, kain perca batik diperjualbelikan. Tapi kadang ada juga pengrajin yang memberikan secara gratis bagi yang Kain Perca BatikKain perca batik yang masih bisa dipergunakan lebar dan panjangnya harus sekitar 10cm an ya, jadi jangan terlalu kecil sekali karena akan rumit. Banyak kreasi yang dihasilkan dari kain perca batik ini, antara lain tas, sepatu, selimut, kalung, hiasan dinding, baju, bunga, home decor, dan masih banyak lagi. Diperlukan kreatifitas untuk bisa menyatukan potongan-potongan kain perca batik menjadi suatu karya yang cantik. Untuk itu tidak hanya asal sembarang menjahit kain perca batik, tapi bisa dipilah yang sekiranya motifnya bagus dan serasi untuk dikombinasikan. Bisa juga menggabungkannya dengan bahan lain misalnya kain denim, kain polos atau bisa juga suede sintetis yang tentunya akan memberikan nilai tambah dan akan berefek pada harga barang. Kerajinan kain perca batik ini sudah menembus pasar internasional lho, jadi usaha ini patut diperhitungan. Selain sebagai upaya untuk memberdayakan limbah kain, usaha ini juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru***
menghias sepatu dengan kain perca